Oasis, Wu-Tang, dan Kontroversi: 2026, Hall of Fame Rock 'n' Roll yang Paling 'Gila' Sepanjang Sejarah
Uncategorized

Oasis, Wu-Tang, dan Kontroversi: 2026, Hall of Fame Rock ‘n’ Roll yang Paling ‘Gila’ Sepanjang Sejarah

Pernah nggak sih lo bayangin, dalam satu tahun yang sama, Oasis, Wu-Tang Clan, dan Iron Maiden masuk Hall of Fame? Trus ada yang bilang acaranya nggak bakal dateng, ada yang anggota bandnya dilupain sama panitia, dan ada juga yang udah 21 tahun nunggu baru sekarang dipanggil?

Gila banget kan? 2026 ini, Rock and Roll Hall of Fame bener-bener lagi “gila”. Dan gue bukan cuma ngomong soal daftar namanya yang keren, tapi juga drama di balik layar yang bikin tahun ini jadi salah satu yang paling kontroversial sepanjang sejarah.


Daftarnya Gila: 18 Nama, 1 Malam, 8 Legenda

Jadi gini, 18 nama baru masuk Hall of Fame tahun ini . Di kategori Performer, ada 8 nama: Phil Collins, Billy Idol, Iron Maiden, Joy Division/New Order, Oasis, Sade, Luther Vandross, dan Wu-Tang Clan .

Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Hall of Fame ada 6 musisi asal Inggris dalam satu tahun . Sebelumnya rekor itu dipegang 2019, dengan Radiohead, The Cure, Def Leppard, Roxy Music, dan The Zombies—5 orang . 2026 ngelewatin itu.

Dan yang bikin ini “gila”? Beberapa dari mereka udah nunggu bertahun-tahun. Iron Maiden, misalnya, baru masuk setelah 21 tahun eligible dan dua kali gagal nominasi . Joy Division/New Order juga udah bertahun-tahun diabaikan sebelum akhirnya dianggap “layak” .


Oasis: Reuni, Hall of Fame, dan Drama #JusticeForGuigsy

Oasis masuk tahun ini, dan ini nggak lepas dari reunion tur mereka 2025 yang sukses besar . Tur itu bahkan bikin mereka lebih populer di Amerika daripada jaman Morning Glory? .

Tapi, drama dimulai pas daftar anggota Oasis yang diinduksi diumumin. Awalnya, bassis pendiri Paul “Guigsy” McGuigan dan drummer Alan “Whitey” White nggak masuk daftar . Padahal Guigsy main dari 1991-1999 (hampir 8 tahun!) dan Whitey main di album Morning Glory?—album terbesar mereka .

Rolling Stone langsung protes: “It isn’t complicated. The Rock Hall just messed this one up. They need to fix it.” .

Dan mereka emang beneran ngerespon. Gue liat update-nya: sehari setelah artikel itu terbit, keduanya akhirnya ditambahin ke daftar . Ini bukti kalo kritik publik masih bisa ngaruh.

Tapi pertanyaan besarnya: Oasis bakal dateng nggak? Noel Gallagher pernah bilang di 2017, “It won’t be happening, ok?” soal Hall of Fame . Liam Gallagher di X cuma nge-snark: “Reverse psychology vibes in the area Oasis RnR hall of farmers I mean famers” . Bayangin aja, dua bersaudara yang udah 20 tahun nggak akur, tiba-tiba harus nerima penghargaan bareng di panggung yang sama. Kemungkinan mereka dateng? Kecil. Kemungkinan mereka bikin surat sindiran kayak Sex Pistols dulu? Jauh lebih gede .


Iron Maiden: 21 Tahun Nunggu, Trus Malah Nggak Dateng

Ini yang paling “gila”. Iron Maiden akhirnya masuk setelah 21 tahun—tapi mereka nggak bakal dateng ke upacara .

Kenapa? Soalnya mereka lagi tur di Australia pas November, dan buat Maiden, fans selalu nomor satu. Manajernya, Rod Smallwood, bilang gini: “In accepting, Iron Maiden made it very clear to the R&R HoF that the fans always come first and that the shows will of course go on” .

Ini bukan pertama kalinya Maiden nyindir Hall of Fame. Vokalis Bruce Dickinson pernah bilang: “The Rock & Roll Hall of Fame is an utter and complete load of bollocks” . Dia bahkan nyebut Hall of Fame sebagai “mausoleum” dan ngatain panitianya “a bunch of sanctimonious Americans” .

Tapi setelah diumumin, mereka tetep ngucapin terima kasih lewat Instagram: “It’s always nice to be recognised and honoured for any achievements within the music industry too!” . Tapi tetep aja, mereka nggak dateng. Fokusnya ke fans. Dan itu, menurut gue, justru lebih “rock ‘n’ roll” daripada dateng pake jas di LA.


Wu-Tang Clan: Hip-Hop Masuk, dan Ini 90-an Banget

Wu-Tang Clan juga masuk tahun ini . Mereka juga baru aja selesai tur perpisahan 2025 yang sukses banget, sampe mereka mutusin buat lanjut tur lagi 2026 . Ini adalah momen besar buat hip-hop, karena Wu-Tang adalah salah satu grup paling berpengaruh sepanjang masa.

Tapi yang bikin ini “gila” adalah Wu-Tang dan Oasis masuk di tahun yang sama. Dua ikon 90-an dari dua dunia yang beda banget—Britpop vs hip-hop East Coast—tapi sama-sama ikonik, sama-sama punya fans fanatik, sama-sama penuh drama internal. Ini kayak Hall of Fame lagi bilang: “90-an itu keren, dan kami akhirnya ngakuin.”


Sejarah yang Nggak Bisa Dilewatin

Tahun ini juga ada beberapa pencapaian sejarah lain:

  • Phil Collins masuk untuk kedua kalinya (sebelumnya sama Genesis di 2010) .
  • Joy Division/New Order dihitung sebagai satu entitas—ketiga kalinya Hall of Fame ngelakuin ini buat band dengan anggota yang tumpang tindih .
  • Delapan dari 18 induksi dilakukan secara anumerta .

Dan jangan lupa: Ed Sullivan dapet Ahmet Ertegun Award—penghargaan buat tokoh industri yang nggak tampil di atas panggung . Acara TV-nya dulu yang pertama kali ngenalin The Beatles ke Amerika .


Yang Bisa Kita Pelajari dari Semua Ini

1. Pengakuan Nggak Selalu Dateng Cepat

Iron Maiden nunggu 21 tahun . Itu artinya, kalo lo berkarya, nggak usah berharap instan. Yang penting konsisten dan punya dampak.

2. Hall of Fame Itu Politik, Bukan Cuma Musik

Kenapa Oasis awal-awal ngelupain Guigsy dan Whitey? Kenapa Iron Maiden baru masuk sekarang? Ini bukan cuma soal musik—tapi soal voting, soal narasi, soal “siapa yang lagi naik daun” .

3. Kadang, Fans Lebih Penting daripada Penghargaan

Iron Maiden milih tur di Australia daripada dateng ke LA . Itu pesan: penghargaan itu nice to have, tapi yang bikin band bertahan adalah hubungan sama fans.


Kesalahan yang Sering Terjadi

1. Nganggap Hall of Fame Itu “Sempurna”

Mereka ngelupain anggota Oasis di awal, baru nambahin setelah protes . Ini bukan institusi yang nggak pernah salah.

2. Cuma Fokus ke yang Masuk, Lupa yang Nggak

Tahun ini, yang nggak masuk: Mariah Carey, Shakira, Lauryn Hill, INXS, The Black Crowes, Jeff Buckley . Mereka semua layak, tapi kalah suara.

3. Berharap Semua Artis Bakal Dateng

Iron Maiden nggak dateng. Oasis kemungkinan juga nggak . Hall of Fame itu undangan, bukan panggilan wajib.


Intinya: 2026 Adalah Tahun yang Gila

Jadi, 2026 ini, Hall of Fame Rock ‘n’ Roll bener-bener “gila”. Oasis masuk (tapi kemungkinan nggak dateng) . Iron Maiden masuk setelah 21 tahun (tapi milih tur di Australia) . Wu-Tang masuk di tahun yang sama sama Oasis—dua ikon 90-an yang beda dunia . Ada drama soal anggota yang dilupain , dan ada delapan induksi anumerta .

Tapi di balik semua drama, ini adalah pengakuan. Pengakuan bahwa musik nggak cuma soal genre, nggak cuma soal jaman, dan nggak cuma soal siapa yang paling “rock ‘n’ roll” menurut definisi kolot.

Ini adalah tahun di mana Hall of Fame akhirnya ngakuin bahwa 90-an itu keren, bahwa heavy metal itu penting, dan bahwa hip-hop adalah bagian dari rock ‘n’ roll—entah suka atau nggak.

Dan buat gue, itu justru paling “rock ‘n’ roll” dari semuanya.